Stratifikasi Sosial
Menurut Pitirim A. Sorokin, stratifikasi sosial merupakan pembedaan masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Penggolongan masyarakat secara bertingkat menyebabkan munculnya kelas social. Sebagai contoh, masyarakat kelas sosial atas, menengah dan bawah. Perbedaan kelas sosial tersebut berkaitan dengan sesuatu yang dihargai oleh masyarakat. Ukuran yang digunakan dalam sistem stratifikasi sosial antara lain kekayaan, kekuasaan, keturunan, kehormatan (prestise) dan jenjang pendidikan. Stratifikasi Sosial menyebabkan ketidakseimbangan hak dan kewajiban individu atau kelompok dalam struktur social. Stratifikasi sosial dalam masyarakat memiliki unsur pokok yang membentuknya. Adapun unsur-unsur pokok tersebut sebagai berikut. ΓΌ Status social Status sosial diartikan sebagai kedudukan seseorang dalam kelompok masyarakat. Status sosial seseorang dapat diklasifikasikan menjadi tiga bentuk sebagai berikut. · Ascribed Status yaitu kedudukan yang...